Aku yang baru mengetahui sexs
Saturday, January 14, 2012 by i love google
top custom html 1
Aku 21 tahun, kuliah di FakultasKedokteran Umum sebuahUniversitas swasta di Jakarta.Teman-teman cewekku pada bilangkalau aku cakep dan menarik.Pertama aku mengenal yang namanya seks pada saat aku SMPkelas 2 lewat film-film smut yangkutonton di rumah sendiri sambilsembunyi-sembunyi. Akumerasakan seks sendiri pada saataku kelas 2 SMU, dimana teman- temanku mengajakku ke diskotik. Temanku Alex sangatberpengalaman dalam hal seks. Di disko itu aku bersama 5 temanaku yang lain membooking tigacewek. Semuanya seksi danmenarik. Cewek pertama, Veranamanya. Alex yang pertamamenggarap dia, tanpa disuruh, Vera telentang. Kedua kakinya di bukale! bar-lebar, dadanya dibusungkanhingga punggungnya melengkung.Alex mulai beraksi. Dengan kerasdan ganas, dia meremaspayudaranya seperti memeras santan kelapa. Vera mendesahsekaligus menjerit kesakitan, tetapiAlex tidak perduli. Setelah puas memeraspayudaranya, Alex beralih kevagina Vera yang tengah terkuaklebar. Dan tanpa basa-basi lagi,dimasukkannya panisnya dengansekali tusuk dan Vera menjerit, tidak dapat menahan terjangankeperkasaan Alex. Alexmenggoyang-goyangkanpinggulnya naik-turun, membuatVera mendesah sambil meremasrambut Alex yang panjang. Alex semakin brutal, sehinggaranjangnya berderit-derit danbergoyang-goyang. Dan akhirnyadia berteriak keras seiring tubuhnyamenegang dan akhirnya jatuh diatas tubuh Vera yang juga mengalami hal serupa. Giliran selanjutnya adalah Boby. Dia punya cara sendiri untukmrmuaskan nafsunya. Diamemasang tindik di keduapayudara Vera yang sebelumnyatelah dia persiapkan. Tindik itu berbentuk segitiga. Dua diantaranya dipasang di kedua! payudara Vera, satunya lagidipasang di klitoris Vera, dan rant! aiitu me lewati punggung Vera,sehingga apabila Vera membungkuk, klitorisnya akantertarik keluar dengan rasa sakitdan perih. Boby sedikit keterlaluanmemang, tetapi idenya boleh juga. Disuruhnya Vera merangkak sambilmembusungkan dadanya yangsubur dan besar mengelilingi kamiberenam. Gerakannya yangmenggiurkan itu membuat Boby,Fredy , Tony dan aku tidak kuasa menahan nafsu. Dihempaskannyatubuh Vera ke atas ranjang yangluas itu setelah Boby melepastindiknya. Tony langsungmengarahkan penisnya ke arahmulut Vera, aku punya jatah meremas bebas payudara Vera,Boby tengah asyik menikmativagina Vera, sedangkan Fredymenusukkan penisnya ke arsehole Veradari bawah. Sungguhpemandangan yang indah dan erotis, membuat penisku semakintegang. Vera merintih karena tubuhnyadisatroni 4 member sekaligus, tetapikami makin bergairah. SetelahBoby melepas nafsunya, Fredyberaksi. Kedua paha Veradikuakkannya lebar-lebar sehingga Vera menjerit ketikapahanya hampir horizontal. Fredymemantek vagina Vera den! gankedua tangannya, dan begitubagian dalam vagina Veratersembul, dengan perlahan Fredy memasukkan penisnya. Mula-mulaseperempat, setengah, tigaperempat, setengah lagi, tigaberempat, setengah, dan tarusberulang-ulang, hingga akhirnyaVera menegang dan Fredy dengan sigap mengejankan seluruhspermanya ke Vagina Vera, danterdengarlah desahan nikmat darimulut Vera dan Fredy. Giliran selanjutnya adalah aku. Akutidak tahu harus berbuat apa,karena aku baru pertama kalimelakukannya, tetapi nafsukuharus tersalurkan segera. VaginaVera yang banjir sperma itu membuat penisku licin dan berkali-kali terpeleset memasuki guagarbanya. Akhirnya, akumengganjal pantat Vera denganbantal, sehingga possisinya lebihke atas dari tubuhnya yang masih digerayangi 3 pongid temanku.Sungguh nikmatnya aku melepaskeperjakaanku. Kunikmati ketika penisku perlahanmenyusup ke liang vagina Verayang terkuak menantang berwarnakemerahan dan merekah itu. Akumemejamkan mataku merasakankenikmatan yang sangat. ! Penisku langsung melesat ke dalam, dananehnya Vera menggelinja! ng danbe rgerak tidak beraturan, tetapigeraknya ditahan oleh ketigatemanku yang masih asyikberkaraoke. Kukerahkan penisku seluruhnya ke vagina Vera, dankulihat sendiri penisku benar-benarhabis tertelan vagina Vera. Akusenang ketika aku melihat danmerasakan sendiri bagaimanapenis itu tertancap habis dan kulihat sendiri vagina Vera yangmerah itu menjepit, menerimapenisku dengan senang hati. Suatu buncahan dalam jiwaku inginkukeluarkan ketika Vera menjepit-jepit penisku di dalam sana.Ooohh.. aku merasa sangaatnikmat. Kugerakan pinggulkuseperti persneling, ke segala arah. Hal itu membuat Vera semakinmenggelinjang dan merintih nikmat."Uuuhh.. ahh.. yeah.." aku jugamerintih nikmat ketika Vera dengancepat menjepit-jepit penisku.Dan kurasakan klitoris Vera berdenyut-denyut tanda orgasme. Aku masih menunggu klimakskusambil terus menggenjot vaginaVera dengan cepat.Dan.. "Oouukkhh..!" aku merintihnikmat mencapai klimaks ketika seluruh spermaku keluar denganderas kembali membanjiri v! aginaVera. "Kamu lain dari yang lain..!" kataVera setelah kulepaskanvaginanya keras-keras denganbatang kejantananku.Kulihat vaginanya berkedut-kedutcepat, dan kitorisnya yang merah tua itu ikut berkedut. Aku tergodauntuk menggigitnya, dan akulakukan. Kugigit klitoris Vera dengan keras,hampir keluar semua. Vera menjeritkeras, tubuhnya menggelinjanghebat, melengkung-lengkung. Akusuka adegan itu. Kembali kugigit,kucucup klitorisnya dan dia semakin bergerak gila. Diamenjerit-jerit sambil mendesahnikmat. Kuakhiri dengan menyodok-nyodok sebuah benda bulat kevaginanya untuk mengganjaldenyutan vaginanya. Cewek kedua Mira namanya.Disuruhnya dia nungging, danberamai-ramai kami menyantapnya.Aku mencoba menusukkan peniskuke anusnya, sempit dan sulitkudobrak. Vaginanya yang lezat itu disikat Fredy sambil meremas habiskedua payudaranya, sedangkanTony berkaraoke. Sewaktugiliranku, kusuruh Mira menunginglebih tinggi, dan tampaklah vaginamerah yang merekah, lebar sekali. Kembali k! utusukkan penisku disanadengan keras karena aku tidaktahan ber! lama-lam a seperti tadikarena energiku mulai terkuras. Posisisku yang sepertimenungganginya itu hanyabertahan 10 menit, dibandingmenunggangi tubuh Vera dalamwaktu 30 menit. Dan semua teman-temanku mulai bosan, sedangkan tersisa satu cewek lagi yang lebihmenarik. Payudaranya itu,membusung besar dibalik bajunyayang ketat. Aku yang mulai kelelahan kembaliterangsang ketika kulihat Melyduduk di kursi, menaikkan keduakakinya ke tangan kursi, melenguh-lenguh sambil menggoyang-goyangkan tubuhnya secara erotis, dan kedua tangannya diangkat kebelakang kursi, membuat semuayang terlihat di tubuhnya begitumenggairahkan. Aku langsungmenyerbu ke arahnya. Vaginanya yang merekah, sangatmerekah itu menggodaku untukmenusuknya dengan penisku. Sulitmemang memasukkan member kevagina Mely yang posisinya sepertiitu, tetapi aku tidak menyerah, meskipun aku harus menahanpegal pantatku, tidak urung akusegera merojok vaginanya denganpenisku yang berukuran 15 cmdengan diam 3cm. "Uuhh.. aahh..!" d! esahku ketikakulihat penisku tenggelam di dalamvaginanya."Ayoo.. kocok dong..! Kontolmulemah sekali..!" Mely mengejek. Tetapi aku sudah tidak tahan lagi, hanya 7 menit aku langsung ereksi.Dan aku sakit hati ketika dihinatadi. Untuk membalasnya,vaginanya kuangkat tepat tersodordi depan batang hidungku, danlangsung saja kugigit klitorisnya dengan keras, dan dia menjeritsangat keras, aku tidak perduli, akumenikmatinya. Teman-temanku mengacungkanjempol kepadaku atas kelakuankupada Mely. Dan akhirnya Melymengeluarkan cairan dari dalamvaginanya, kusedot keras sampaihabis dan kembali kugigigt-gigit klitorisnya seiring denganteriakannya yang semakin keras,dan aku tidak perduli meskipunklitorisnya hampir putus. Pengalaman bersama-sama teman-temanku lah yang membuatkusekarang ketagihan denganpermainan seks. Dan sejak itu pulaaku menjadi berani menghadapicewek-cewek. TAMAT
bottom! custom html 2
Suchmaschine
Suchmaschine
Post a Comment